Hindari Pinalti Emisi, Tesla Bermitra Dengan Honda

Ilustrasi/Net

Tesla (TSLA) dan Honda menyepakati penggabungan usaha agar dapat mengumpulkan target penjualan mereka di Eropa dalam upayanya menghindari denda emisi.

Eropa telah memberlakukan peraturan baru untuk mengurangi emisi armada dari pembuat mobil, di mana setiap produsen mobil harus menjual lebih banyak kendaraan listrik untuk menurunkan emisi rata-rata. Jika tidak tercapai maka produsen mobil itu akan dikenai denda yang cukup besar.

Produsen mobil yang belum mencapai target penjualan kendaraan listrik disarankan mengumpulkan penjualan mereka dengan produsen mobil yang sudah melampaui persyaratan emisinya.

Tahun lalu, FCA telah mencapai kesepakatan dengan Tesla untuk membayar pembuat mobil California itu sebesar 2 miliar dolar AS untuk mengumpulkan penjualan mereka di Eropa.

Bloomberg menginformasikan bahwa saat ini Honda juga telah bergabung dengan kelompok Tesla.

“Honda Motor Co. telah bergabung dengan Fiat Chrysler Automobiles NV dalam menggabungkan armadanya dengan Tesla Inc. untuk memenuhi standar emisi yang lebih ketat di Eropa untuk mobil penumpang tahun ini,” isi laporan Bloomberg, seperti dituliskan Electrek, Senin (2/11).

Mereka tidak mengungkapkan berapa banyak Honda membayar Tesla untuk menjadi bagian dari kelompok tersebut.

Honda baru-baru ini meluncurkan kendaraan listrik baru, Honda E atau supermini listrik E, dan hanya tersedia di Eropa. Dikatakan bahwa mobil listrik tersebut memenuhi standar kepatuhan. Namun, Honda E adalah mungil dengan jarak tempuh yang pendek dan Honda diperkirakan tidak akan menjual cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan armada.

Pada kuartal terakhir, Honda menyumbang sekitar 400 juta dolar AS untuk pendapatan Tesla, tetapi pembuat mobil itu bertujuan untuk mendapat untung tanpa kredit apa pun dalam jangka panjang.

Tesla bukan satu-satunya produsen mobil yang mendapat manfaat dari peraturan baru di Eropa.

Volvo baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan membuat kesepakatan dengan Ford untuk mengumpulkan penjualan di Eropa dengan jumlah yang tidak diungkapkan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Polling 24 Tokoh Harapan, bersama Arief Poyuono dan Jerry Massie

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Kunjungan Presiden Jokowi di NTT Undang Kerumunan Massa

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021

Artikel Lainnya

Kesepakatan Meredup, Hyundai: Akan Banyak Risiko Jika Merangkul Apple
Otomotif

Kesepakatan Meredup, Hyundai..

29 Januari 2021 13:21
Mobil Garang Tunggangan Presiden Joe Biden Punya Fasilitas Telepon Satelit Khusus Ke Pentagon
Otomotif

Mobil Garang Tunggangan Pres..

22 Januari 2021 09:22
Fiat Mantap Merger Dengan Peugeot, Jadi Produsen Mobil Terbesar
Otomotif

Fiat Mantap Merger Dengan Pe..

05 Januari 2021 06:19
Cacat Produksi: Setelah Tarik 9.000 Unit Di AS, Tesla Recall Ratusan Mobil Buatannya Di China
Otomotif

Cacat Produksi: Setelah Tari..

27 November 2020 21:47
Baterai Mobil Listrik Mudah Terbakar, Hyundai Hadapi Gugatan Class Action
Otomotif

Baterai Mobil Listrik Mudah ..

19 November 2020 06:12
Rayakan 50 Tahun Produksi Di Indonesia, Mercedes-Benz Pamerkan Sejumlah Mobil Rakitan Lokal
Otomotif

Rayakan 50 Tahun Produksi Di..

10 November 2020 17:01
Hindari Pinalti Emisi, Tesla Bermitra Dengan Honda
Otomotif

Hindari Pinalti Emisi, Tesla..

03 November 2020 15:15
Gaet Pelanggan Area Urban, Hyundai Motor Indonesia Resmi Buka City Store Pertamanya
Otomotif

Gaet Pelanggan Area Urban, H..

27 Oktober 2020 13:09