Resmi Jadi Mobil Dinas Pimpinan Legislatif, Toyota Crown G-Executive Punya Fitur Safety Mumpuni

Mobil dinas petinggi MPR, DPR, dan DPD punya fitur keamanan kelas wahid/RMOL

Wujud mobil dinas Pimpinan MPR, DPR, dan DPD telah terlihat jelas. Selasa (29/10), beberapa unit Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid telah terlihat di halaman parkir Gedung Parlemen, Jakarta.

Mengusung mesin berkode A25-FXS dengan kapasitas 2.487 cc 4 silinder, Toyota Crown generasi ke-15 ini diklaim irit di kelasnya. Pihak Toyota mengklaim mobil bermesin hybrid ini menghabiskan 1 liter bensin untuk jarak 20,8 km.

Namun, fitur yang dirasa paling mumpuni ada di sektor safety. Untuk yang standar ada SRS airbag untuk pengemudi dan penumpang di depan, driver and passenger side juga curtain shield di kabin depan dan belakang. Bahkan ada airbag di bagian lutut pengemudi.

Menurut berbagai sumber yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, fitur keamanan standar itu ditambah paket yang lebih mumpuni: Toyota Safety Sense 2. Antara lain Pre-Collision System (PCS) yang bisa mendeteksi keberadaan objek di depan mobil.

Lalu ada Lane Departure Alert (LDA). Fitur ini mampu memperingatkan dan mengoreksi kemudi ketika arah mobil melebar. Hal yang bisa saja terjadi saat pengemudi mengantuk saat mengendarai mobil.

Belum cukup dengan 2 fitur andal tersebut, Toyota menyematkan Automatic High Beam (AHB). Fitur ini secara otomatis menyalakan lampu jauh dan mengembalikannya ke lampu dekat ketika mendeteksi ada kendaraan di depannya.

Saat mengendarai mobil di jalan tol, mobil ini akan langsung menjaga jarak aman dengan bantuan fitur Dynamic Radar Cruise Control (DRCC).

Terakhir, ada Blind Spot Monitor (BSM) yang langsung memperingatkan pengemudi ada kendaraan lain di area blind spot. Plus, Tire Pressure Warning System yang akan memberi informasi ketika tekanan ban di bawah standar.

Selain menjadi mobil dinas pimpinan MPR, DPR, dan DPD, Toyota Crown 2.5 HV G-Executive juga akan menjadi kendaraan dinas para pembantu Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju. Kabarnya, mobil yang tidak dijual untuk umum ini berbanderol Rp 1,5 miliar per unit.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Primavera (RED), Cara Piaggio Indonesia Dukung Global Fund Lawan AIDS
Otomotif

Primavera (RED), Cara Piaggi..

21 Oktober 2020 17:30
Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Di China Catat Pertumbuhan Bagus Selama Lima Bulan Berturut-turut
Otomotif

Pandemi Covid-19, Penjualan ..

14 Oktober 2020 09:10
Project Geländewagen Hasilkan Mercedes G-Class Dengan Kemewahan Yang Tidak Biasa
Otomotif

Project Geländewagen Hasilk..

11 September 2020 15:45
Kembali Beroperasi, Ferrari Jamin Karyawannya Dengan Segala Fasilitas Ini
Otomotif

Kembali Beroperasi, Ferrari ..

10 April 2020 05:49
Bangkrut, Pabrik Mobil Ini Tutup Di Beberapa Negara Dan PHK Karyawannya Dengan Pesangon Tinggi
Otomotif

Bangkrut, Pabrik Mobil Ini T..

18 Februari 2020 06:54
Di Tengah Epidemi Virus Corona, Tesla Kembali Memulai Produksinya
Otomotif

Di Tengah Epidemi Virus Coro..

08 Februari 2020 21:21
Demi Tingkatkan Kandungan Lokal Brio, Honda Siap Gelontorkan Investasi Rp 5 Triliun
Otomotif

Demi Tingkatkan Kandungan Lo..

26 November 2019 17:29
Mitsubishi Targetkan Bisa Lepas 2.000 Unit Xpander Cross
Otomotif

Mitsubishi Targetkan Bisa Le..

24 November 2019 05:42