Toyota C-HR Hybrid, Ramah Lingkungan

Selasa, 23 April 2019, 08:45 WIB

Foto/Net

PT Toyota-Astra Motor (TAM) kemarin resmi meluncurkan Toyota C-HR Hybrid, sebagai kendaraan Toyota Sport Utility Vehicle (SUV) elektrifikasi pertama yang dipasarkan na­sional. Kehadiran C-HR Hy­brid diharapkan mampu men­dorong pertumbuhan pasar mobil listrik di Indonesia.

"Kami berharap, selain melengkapi line up Toyota, ke­hadiran varian SUV Toyota C-HR ini berdampak positif terhadap pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan pemerintah," kata President Director PT Toyota-Astra Mo­tor (TAM) Yoshihiro Nakata di Jakarta, kemarin.

Toyota C-HR Hybrid adalah kendaraan yang mengguna­kan teknologi Toyota Hybrid dengan dua motor penggerak yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan motor lis­trik. Kehadiran kendaraan ini memberikan pilihan baru kepada pengemar kendaraan SUV berbasis crossover yang juga memiliki concern terh­adap lingkungan.

C-HR Hybrid menggunakan engine 2ZR-FXE dengan power 100 ps yang dikombinasi motor listrik dengan power 36 ps. Sebagai kendaraan elek­trifikasi ramah lingkungan, konsumsi bahan bakar C-HR Hybrid lebih efisien 62 persen dibandingkan varian konven­sional. Sehingga emisinya CO2-nya juga lebih rendah sekitar 60 persen.

Memenuhi masukan kon­sumen, Toyota juga telah melakukan sejumlah improvement agar C-HR Hybrid dan C-HR kon­vensional tampil lebih stylish; yakni ubahan pada desain velg, lampu utama dan rear combi lamp. Toyota membanderol C-HR Hybrid Rp 523 juta on the road. Har­ganya lebih mahal dari yang konvensional.

"Selain melakukan sejum­lah improvement agar C-HR tampil lebih stylish, kami juga memperkenalkan warna baru yaitu Radiant Green," kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmi Suwandy.

Kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mendapat sambu­tan positif dari pelanggan. Berdasarkan pengalaman memasarkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sejak 2009, dari tahun ke tahun ter­lihat bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan berteknologi hybrid ini terus meningkat.

TAM pertama kali memasar­kan kendaraan ramah lingkungan hybrid technologyden­gan mendatangkan Toyota Prius yang kemudian diikuti oleh Camry Hybrid, Alphard Hybrid dan terakhir hari iniC-HR Hy­brid. Meskipun pangsa pasarnya masih relatif kecil dibanding­kan kendaraan konvensional, pertumbuhan pasar kendaraan hybrid cukup signifikan.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah menggodok berbagai aturan untuk mengimplementasikan pro­gram low carbon emission vehicle (LCEV). Di antaranya pemerintah akan memberlaku­kan pajak carbon (carbon tax) melalui mekanisme insentif dan dis-insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) berdasarkan emisi CO2 kendaraan. Semakin ren­dah emisi CO2, tarif PPNBM yang dikenakan juga semakin rendah.  
EDITOR:
Tag:

Kolom Komentar


Video

Bruno Silva Kembali Perkuat PSIS Semarang

Selasa, 17 September 2019
Video

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Selasa, 17 September 2019
Video

Selama Karhutla Masih Ada, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi

Rabu, 18 September 2019